_(1)_page-0001.jpg)
_(1)_page-0002.jpg)
PRAYA, DISPERINDAG – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lombok Tengah merilis laporan hasil pemantauan harga harian bahan pokok dan komoditas penting di Pasar Renteng per Kamis, 17 September 2026. Secara umum, kondisi harga komoditas pangan di pasar induk Lombok Tengah tersebut terpantau relatif stabil, dengan koreksi penurunan harga tercatat pada komoditas cabai rawit merah.
Berdasarkan data resmi yang disetujui oleh Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Kabupaten Lombok Tengah, Lalu Setiawan, S.Sos., harga cabai rawit merah mengalami penurunan sebesar Rp1.500 per kilogram, dari yang sebelumnya Rp51.500/kg menjadi Rp50.000/kg. Sementara itu, komoditas holtikultura lainnya tercatat bertahan stabil, di mana cabai merah keriting berada pada harga Rp25.000/kg, cabai merah besar Rp15.000/kg, cabai rawit hijau Rp25.000/kg, dan tomat di harga Rp9.000/kg. Komoditas bumbu dapur juga menunjukkan tren stabil, dengan bawang merah dijual seharga Rp28.000/kg, bawang putih honan Rp30.000/kg, dan bawang bombai Rp32.000/kg.
Pada sektor bahan pangan pokok dan kebutuhan rumah tangga, komoditas beras terpantau tidak mengalami perubahan harga. Beras SPHP Bulog bertahan di harga Rp12.000/kg dan Beras Premium Cap Tanjung Enak dijual pada angka Rp16.000/kg. Untuk kebutuhan komoditas minyak goreng, tipe curah diperdagangkan pada harga Rp21.000/liter dan kemasan premium Rp22.000/liter. Adapun gula pasir curah dijual seharga Rp18.000/kg dan gula pasir kemasan berada di tingkat harga Rp17.500/kg.
Sementara itu, pergerakan harga komoditas protein hewani dan olahan pangan di Pasar Renteng juga relatif terjaga. Daging sapi paha belakang diperdagangkan stabil di angka Rp150.000/kg, daging sapi paha depan Rp145.000/kg, dan daging sapi tetelan Rp80.000/kg. Komoditas unggas dan telur tercatat stabil dengan daging ayam ras karkas pada harga Rp48.000/kg dan telur ayam ras Rp28.000/kg. Untuk produk olahan dan kedelai, harga tempe bungkus stabil pada Rp13.000/kg, tahu putih Rp14.000/kg, kedelai lokal Rp15.000/kg, serta kedelai impor Rp16.000/kg.
Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah melalui Disperindag menegaskan komitmennya untuk terus melakukan monitoring berkala di lapangan guna memantau kelancaran rantai pasok dan menjamin stabilitas harga barang kebutuhan pokok bagi masyarakat.
Sumber Data: Laporan Harian Petugas Pendataan Harga Pasar Renteng, Disperindag Kabupaten Lombok Tengah (17 September 2026).
Dinas Perindustrian dan Perdagangan