Praya, 20 Agustus 2026 — Harga sejumlah bahan pokok di Kabupaten Lombok Tengah terpantau relatif stabil berdasarkan hasil pemantauan harga yang dilakukan di Pasar Renteng, Kamis, 20 Agustus 2026.

Pemantauan harga bahan pokok merupakan bagian dari upaya Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lombok Tengah dalam memantau perkembangan harga dan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat di pasar. Berdasarkan hasil pemantauan, mayoritas komoditas yang dipantau masih berada pada harga yang sama dengan periode sebelumnya.

Pada komoditas beras, harga Beras Cap Setra Ramos Premium tercatat sebesar Rp14.750 per kilogram, Beras Cap Tanjung Enak Premium Rp14.825 per kilogram, sedangkan Beras SPHP Bulog berada pada harga Rp12.000 per kilogram. Harga kedelai lokal dan kedelai impor masing-masing tercatat Rp12.000 dan Rp12.500 per kilogram.

Sementara itu, kelompok komoditas cabai dan bawang juga menunjukkan kondisi yang relatif stabil. Cabai merah keriting berada pada harga Rp42.000 per kilogram, cabai merah besar Rp32.000, cabai rawit merah Rp59.000, cabai rawit hijau Rp25.000, dan bawang merah Rp30.000 per kilogram.

Untuk komoditas kebutuhan pokok lainnya, gula pasir curah tercatat Rp18.000 per kilogram, gula pasir kemasan Rp17.667 per kilogram, minyak goreng curah Rp21.000 per liter, minyak goreng kemasan premium Rp22.000 per liter, serta Minyakita Rp15.700 per liter. Tepung terigu berada pada harga Rp14.000 per kilogram.

Pada kelompok protein hewani, harga daging ayam ras karkas tercatat Rp43.000 per kilogram dan telur ayam ras Rp28.000 per kilogram. Daging sapi paha belakang berada pada harga Rp148.000 per kilogram, daging sapi paha depan Rp145.000, sedangkan daging sapi tetelan Rp80.000 per kilogram.

Adapun harga ikan tongkol tercatat Rp45.000 per kilogram, ikan teri Rp90.000 per kilogram, sedangkan ikan bandeng dalam laporan pemantauan tercatat Rp0, dengan harga sebelumnya Rp30.000 per kilogram. Kondisi tersebut merupakan catatan pada hasil pemantauan dan tidak secara langsung dapat dimaknai sebagai harga jual aktual di pasar.

Pada komoditas pangan olahan dan kebutuhan rumah tangga, harga mie instan tercatat Rp3.000 per bungkus, bawang putih Honan Rp30.000 per kilogram, bawang bombai Rp30.000, garam halus Rp10.000, susu kental manis ukuran 370 gram Rp13.000, serta tempe bungkus dan tahu putih masing-masing Rp12.000 per kilogram.

Untuk komoditas hortikultura, harga pisang lokal berada pada Rp18.000 per kilogram, jeruk lokal Rp17.000, tomat Rp5.000, kentang sedang Rp25.000, sawi hijau Rp5.000, kangkung Rp7.000, ketimun sedang Rp9.000, kacang panjang Rp15.000, dan ketela pohon Rp7.000 per kilogram.

Sementara itu, harga ayam kampung utuh tercatat Rp65.000 per ekor, telur ayam kampung Rp43.000 per kilogram, kacang hijau Rp25.000, dan kacang tanah Rp35.000 per kilogram. Berdasarkan laporan, telur ayam kampung menjadi salah satu komoditas yang mengalami perubahan harga, sementara komoditas lainnya masih tercatat stabil.

Secara keseluruhan, perkembangan harga bahan pokok di Pasar Renteng pada 20 Agustus 2026 menunjukkan kondisi yang relatif stabil, dengan mayoritas komoditas berada pada tingkat harga yang sama dengan periode sebelumnya. Kondisi ini menjadi bagian penting dalam menjaga keterjangkauan kebutuhan pokok masyarakat sekaligus memberikan gambaran perkembangan harga di tingkat pasar.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lombok Tengah akan terus melakukan pemantauan harga dan ketersediaan bahan pokok secara berkala. Hasil pemantauan tersebut diharapkan dapat menjadi sumber informasi bagi masyarakat dan pelaku usaha serta mendukung upaya pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan kelancaran distribusi barang kebutuhan pokok.

Sumber data: Laporan Harian Harga Bahan Pokok, Pasar Renteng, Kabupaten Lombok Tengah, 20 Agustus 2026.