_(1)_page-0001.jpg)
PRAYA – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lombok Tengah kembali merilis hasil pemantauan harga harian bahan pokok dan barang penting di Pasar Renteng pada Selasa, 22 September 2026. Pemantauan berkala ini dilakukan untuk menjaga stabilitas ketersediaan pangan serta mengantisipasi fluktuasi harga yang berpotensi memengaruhi daya beli masyarakat. Berdasarkan data pemantauan harian, sebagian besar harga kebutuhan pokok di Pasar Renteng terpantau relatif stabil, meski terdapat penyesuaian harga pada beberapa komoditas hortikultura dan peternakan.
Pada kelompok bumbu dan sayuran, komoditas cabai merah keriting mengalami kenaikan harga dari sebelumnya Rp40.000 per kilogram menjadi Rp42.500 per kilogram. Sementara itu, harga cabai rawit merah bertahan di angka Rp58.500 per kilogram, cabai merah besar Rp19.000 per kilogram, dan cabai rawit hijau Rp25.000 per kilogram. Untuk komoditas bawang, harga bawang merah tercatat stabil di angka Rp26.000 per kilogram, dan bawang putih honan tetap bertahan pada harga Rp30.000 per kilogram.
Pergerakan harga juga terjadi pada sektor hasil peternakan dan perikanan. Harga daging ayam ras karkas mengalami penurunan menjadi Rp47.000 per kilogram dari hari sebelumnya yang mencapai Rp48.000 per kilogram. Sebaliknya, telur ayam ras mencatatkan sedikit kenaikan dari Rp28.000 menjadi Rp28.500 per kilogram. Pada hasil laut, harga udang basah mengalami penurunan, yakni turun dari Rp80.000 menjadi Rp75.000 per kilogram, sementara harga daging sapi tetap stabil di kisaran Rp150.000 per kilogram untuk paha belakang dan Rp145.000 per kilogram untuk paha depan.
Adapun untuk komoditas beras, beras cap Tanjung Enak kualitas premium dijual konstan seharga Rp15.750 per kilogram, dan beras SPHP dari Bulog tetap menjadi pilihan terjangkau bagi masyarakat di harga Rp12.000 per kilogram. Begitu pula dengan komoditas gula pasir curah yang berada di kisaran Rp18.000 per kilogram dan minyak goreng kemasan premium seharga Rp22.000 per liter. Disperindag Kabupaten Lombok Tengah mengimbau masyarakat untuk tidak panik karena secara umum pasokan barang kebutuhan pokok di pasar-pasar tradisional dipastikan aman dan mencukupi.