Praya, 27 Oktober 2026 — Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lombok Tengah melakukan pemantauan harga bahan pokok di Pasar Renteng pada Selasa (27/10/2026). Pemantauan ini mencatat perkembangan harga sejumlah komoditas pangan dan kebutuhan pokok masyarakat sebagai bagian dari penyediaan informasi harga pasar yang aktual.

Berdasarkan laporan harian pemantauan harga, sebagian besar komoditas yang tercatat menunjukkan harga relatif stabil dibandingkan dengan periode sebelumnya. Namun, terdapat beberapa komoditas yang mengalami perubahan harga, baik kenaikan maupun penurunan.

Pada kelompok beras, harga beras premium merek Cap Setra Ramos tercatat naik dari Rp15.875 menjadi Rp16.750 per kilogram. Sementara itu, beras premium Cap Tanjung Enak tetap berada pada harga Rp16.000 per kilogram, sedangkan beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Bulog tercatat Rp12.000 per kilogram.

Untuk komoditas gula pasir curah, harga tercatat naik dari Rp19.000 menjadi Rp19.167 per kilogram. Gula pasir kemasan juga mengalami kenaikan dari Rp18.333 menjadi Rp18.417 per kilogram. Adapun minyak goreng curah mengalami penurunan harga dari Rp20.750 menjadi Rp20.250 per liter.

Pada komoditas protein hewani, harga telur ayam ras turun dari Rp29.000 menjadi Rp28.000 per kilogram. Harga telur ayam kampung juga turun dari Rp40.000 menjadi Rp39.000 per kilogram. Sementara itu, harga daging ayam ras tercatat stabil pada Rp42.000 per kilogram, sedangkan daging sapi paha belakang berada pada harga Rp150.000 per kilogram dan paha depan Rp145.000 per kilogram.

Di kelompok komoditas hortikultura, harga cabai merah keriting tercatat Rp45.000 per kilogram, cabai merah besar Rp40.000 per kilogram, dan cabai rawit merah Rp51.000 per kilogram. Sementara itu, bawang merah tercatat Rp28.000 per kilogram dan bawang putih Honan Rp30.000 per kilogram. Harga komoditas tersebut tidak mengalami perubahan dibandingkan dengan catatan sebelumnya.

Untuk sejumlah sayuran, harga kangkung tercatat Rp7.000 per kilogram, sawi hijau Rp8.000 per kilogram, tomat Rp10.000 per kilogram, dan ketimun sedang Rp9.000 per kilogram. Harga komoditas tersebut juga relatif stabil berdasarkan laporan pemantauan.

Disperindag Kabupaten Lombok Tengah terus menyajikan informasi perkembangan harga bahan pokok sebagai bahan pemantauan kondisi pasar dan referensi bagi masyarakat. Data pemantauan ini diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh gambaran mengenai perkembangan harga kebutuhan sehari-hari.

Masyarakat diimbau untuk menjadikan informasi harga sebagai referensi dan tetap memperhatikan harga transaksi aktual di pasar, mengingat harga dapat berbeda sesuai kondisi perdagangan dan ketersediaan komoditas.

Sumber data: Laporan Harian Pemantauan Harga Bahan Pokok Pasar Renteng, Kabupaten Lombok Tengah, 27 Oktober 2026.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lombok Tengah