Templates by BIGtheme NET

EXPOSE DALAM RANGKA KERJASAMA ANTARA DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN KABUPATEN LOMBOK TENGAH DENGAN TIM TP4D KEJAKSAAN NEGERI PRAYA TAHUN 2019

Tim TP4D, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lombok Tengah beserta Jajarannya ispektorat, Bagian AP ULP dan PBJ serta konsultan pengawas melaksanaan expose rencana beberapa pembangunan proyek revitalisasi pasar dan pembangunan sentra ketak yang sumber dananya berasal dari dana alokasi khusus (DAK) dan Tugas Pembantuan (TP) bertempat di Aula Kejaksaan Negeri Praya, Rabu (27/3/2019).

Kasi Intel Kejari Praya, Feby Rudy Purwanto, SH selaku ketua Tim TP4D Lombok Tengah

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh ketua TP4D Lombok Tengah, Bapak Feby Rudy Purwanto, SH. Beliau menjelaskan bahwa TPAD dibentuk untuk bekerjasama dengan pemerintah dalam rangka mensukseskan pembangunan sehingga bermanfaat untuk masyarakat Lombok Tengah. Ada beberapa item pembahasan yakni terkait dengan Standart operasional (SOP), kelengkapan dokumen administrasi, perencanaan dan pengawasan serta teknis lainnya termasuk masalah relokasi pedagang dan sosialisasi. Untuk relokasi pedagang diharapkan agar berkordinasi dengan pemerintah kecamatan, desa, aparatur kecamatan, toga –toma dan pengelola pasar sehingga tidak ada kesalahpahaman dengan para pedagang dikemudian hari. Kemudian terkait dengan status lahan perlu untuk berkordinasi dengan bagian asset BPKAD dan Badan Pertanahan sehingga areal pembangunan clear and clean.

Selanjutnya dalam sesi expose, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan kabupaten Lombok Tengah, Drs. H. Saman memaparkan 2 (dua) jenis pembangunan tahun 2019 ini yaitu pembangunan revitalisasi pasar yang bersumber pada dan DAK dan dana TP dari Kementrian Perdagangan dan pembangunan sentra IKM dari Kementerian Perindustrian Republik Indonesia.
Pengembangan Pasar (Revitalisasi Pasar) yang sumber dananya berasal dari Dana alokasi khusus (DAK) adalah :
a. Revitalisasi pasar Desa Mantang dengan pagu dana sebesar Rp. 776.911.000
b. Revitalisasi Pasar Beson dengan pagu dana sebesar Rp. 1.662.500.000
c. Revitalisasi pasar Desa Mangkung dengan pagu dana sebesar Rp. 1.662.500.000
Revitalisasi pasar yang sumber dananya berasal dari dana tugas pembantuan (TP) adalah :
a. Revitalisasi Pasar Desa Pringgarata dengan pagu dana sebesar Rp. 1.794.500.000
b. Revitalisasi Pasar Batu Bungus dengan pagu dana sebesar Rp. 1.794.000.000
c. Revitalisasi pasar Desa Sengkol dengan pagu dana sebesar Rp. 1.794.000.000
Sedangkan Kegiatan dari Kementerian Perindustrian Republik Indonesia berupa pengembangan industri kecil dan menengah dengan memperkuat jaringan klaster industri yaitu dengan pembangunan sentra IKM ketak yang berlokasi di Desa Sengkerang Kecamatan Praya Timur dengan pagu dana sebesar Rp. 9.631.000.000.

Metode pelaksanaan pekerjaan semua kegiatan, baik kegiatan revitalisasi pasar maupun pembangunan sentra industri kecil menengah (IKM) ketak adalah dengan menggunaan metode pemilihan langsung/tender. Proses pemilihan langsung/tender akan dilaksanaan pada unit pelayanan pengadaan barang/jasa (ULP) pada Sekretariat Daerah Kabupaten Lombok Tengah setelah diusulkan oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) yang dilengkapi dengan persyaratan sesuai ketentuan yang berlaku dalam Perpres. Jadwal pelaksanaan kegiatan, untuk kegiatan yang bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) rencana pelaksanaan pekerjaannya akan disesuaikan dengan proses pelaksanaan pemilihan/tender selesai yaitu diperkirakan pada awal bulan juni 2019. sedangkan kegiatan yang sumber dananya berasal dari dana tugas pembantuan (TP), direncanakan dapat dilaksanakan pemilihan/tender pada bulan Mei 2019, sehingga pelaksanaan kegiatannya dimulai pada akhir bulan juni 2019

  Selanjutnya pada sesi diskusi, inspektur Aswatara menambahan terkait dengan 7 proyek tersebut terfokus pada kelengkapan dokumen untuk pengawasan di inspektorat sebagai upaya prefentif kesalahan pra dan pasca kontrak. Selain itu perlu juga dilakukan review progress pembangunan pertahapan sesuai dengan arahan menteri keuangan sehingga bisa terdeteksi sedini mungkin hambatan dalam pelaksanaan kegiatan. Kemudian diharapkan kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lombok Tengah selaku instansi pelaksana, tetap berkordinasi dan melampirkan kelengkapan administrasi ditujukan kepada tim TP4D, Inspektorat, AP ULP serta bagian Pengadaan Barang dan Jasa sehingga proyek pembangunan bisa terpantau dengan baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

ăn dặm kiểu NhậtResponsive WordPress Themenhà cấp 4 nông thônthời trang trẻ emgiày cao gótshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữhouse beautiful

paykwik bozum